dengan sigap aku pun menutup laptop ku. Bokep Tante mmbbaaakkkk….!!”.Aku mulai menggenjot dengan irama cepat dan memang aku sudah mulai merasakan desakan air maniku akan keluar. Mbak Merry kembali berkata ,”Saya malu Pak, saya kan Cuma penjaga kantin, trus disamping itu saya takut keterusan….”. Aku tak meneruskan kata-kata ku, dan memang benar, mbak Merry tampak merespon perkataanku.“Emang kalau saya ga punya laki ,bapak mau sama saya?” Tanya Mbak Merry. Memang posisiku sekarang jauh lebih baik dari sebelumnya.Sebagai manager pusat aku memegang peranan penting dalam perusahaan. Namanya Vicky. Aku pun bangkit dan mencium bibirnya. oooouuhhh….mmmeeemmeekk…. “Ya Pak, sejak Bapak jadi manager ,bapak ga pernah ke kantin lagi….”. aaaaauuuuhhh….oooouuhhh….




















