Ulasan melo LIveShow Kak Liana Endingnya Remas Toketnya dengan fokus air mata, performa total, dan skor menggetarkan. Plus: monolog berkesan. Bokeb Minus: alur kontemplatif. Cocok buat mood reflektif. Mulai menyelami kisahnya.
Kantor hanya menanggung tiket pesawat PP sekali sebulan, jika pulang setiap akhir minggu ditanggung sendiri.Skip, skip, skip. Kami tidur dengan tubuh tanpa sehelai benangpun. Apa saya harus pulang ke .(menyebut nama kota asal kami).Tanpa menjawab, si Mama, langsung membuka CD dan mengelus si Junior saya. Kasusnya, kamar mandi di ruang tidur saya sejak sore airnya tersumbat.sekalian minta diceboin juga? Kamar sebelah, tempat mertua dan adik ipar saya lihat tertutup.Ohhhhh, di tempat tidur, mertua dengan dasater tersingkap sampai ke pangkal paha sedang nyenyak tertidur. Pijatan dimulai dari kaki, betis dan paha.




















