Macam-macam saja ulah mereka, maklumlah sudah saat kampanye terakhir buat partai-partai di Jakarta ini. Bokeb Pulang lho! Aku berhenti, lalu aku bertanya kepada Mikha
“Mikha kamu udah pernah dijilatin itunya?”
“Belum…, kenapa?”. Lalu ia memasukkan batang kemaluanku yang besar dan melengkung kedalam mulutnya. Baru kurasakan sekali ini lubang kemaluan bisa seperti ini. Hangat. Aku pun duduk dekat mereka, berbincang tentang pemilu kali ini. Sampai ketemu.” Pamitku. Atau sebuah ketololan. Lho, kok aku bicara politik. Aku berhenti, lalu aku bertanya kepada Mikha
“Mikha kamu udah pernah dijilatin itunya?”
“Belum…, kenapa?”. Peace!)
Mikha menggandengku. Tapi photo kita dulu…”
Mereka beraksi saat kuarahkan kameraku kepada mereka.




















