Tapi thanks lho!”, Kataku sambil mengerdipkan mata.Lalu dengan gaya yang kocak ia menceritakan bahwa seorang pialang saham ulung akan lebih merasa tersanjung bila dipuji atas kepandaiannya memasak daripada atas kepiawaiannya menganalisis saham. Bokep Montok Eh, omong-omong, Mbak kantornya di lantai berapa?”. Aku agak terkejut ketika ia melepaskan bibirnya dari bibirku. “Sar.., badan kamu indah sekali.., luar biasa.., cantik sekali”. mmhh.., Ohh..” Rintihku aku buat-buat sambil bercanda.Tiba-tiba tangannya langsung turun meremas kedua payudaraku yang masih terbungkus bra itu. Aku segera menghampiri dispenser itu, mengambil gelas, dan menuangkan air ke gelasku.Pria yang sedang minum tadi tersenyum menyapaku, aku tersenyum balik, sekedar ramah tamah basa-basi. “Di lantai sebelas, di PT (perusahanku). Maka aku berdiri dari kursi, dan melepaskan blazerku dengan gaya yang aku buat-buat agar nampak seksi. Aku




















