Tentu saja Tante Dela di ketawain sama gangnya karena enggak berani ke WC sendiri karena di villa enggak ada orang jadinya takut sampai-sampai dia mau kencing di deket pojokan taman.Lalu Tante Dela menarik tangan Aku minta ditemenin ke WC, yah aku sih mau saja. Bokeb srett..” muncratlah air maniku dalam mulut Tante Dela, Tante Dela pun langsung menyedot sambil menelan maniku sambil menjilatnya. “Enggak tahu nih Tante kepalaku juga pusing sama panas dingin aja nih yang di rasa” kataku.Tante Dela begitu perhatian padaku, maklumlah di usia perkawinannya yang sudah 5 tahun dia belum dikaruniai seorang buah hati pun.“Kepala yang mana Lex atas apa yang bawah?” kelakar Tante Dela padaku.Aku pun bingung, “Memangya kepala yang bawah ada Tante?




















