Maklum ibu memang suka memelihara tubuhnya dengan jamu Jawa. Dengan garangnya Pak Toyo menindih tubuhku dan menciumi wajahku. Bokep indo Pak Toyo menekan tubuhku dengan tubuhnya yang besar dan berat. Begitu keluar dan kamar mandi aku langsung dandan dan pamit untuk ke rumah teman. Ayahku sendiri dari suku Ambon tetapi kelahiran Banyumas. Hatinya bakal hancur dan jiwanya tercabik-cabik. Sementara tangannya yang kanan tetap mendekap mulutku, tangan kirinya mengambil sesuatu dari dalam saku celananya. Aku amat kaget dan ingin mendampratnya, tetapi kembali dengan tenang dan wajah menyeringai, Pak Toyo mengancamku “Ayo, berteriaklah agar semua tetangga datang dan tahu apa yang sudah aku lakukan terhadapmu!” ancamnya serius. Ia memperkosaku berkali-kali tanpa belas kasihan.




















