Gue kasih elu obat penghilang pusing.”Temanku itu memberikanku tablet yang berwarna putih. “Ini cewek lagi mabuk”, katanya kepada petugas keamanan diskotik yang menanyainya. Bokep Crot Rugi kan. Kuakui, wajahku terbilang cantik, mata indah, hidung bangir, serta dada yang membusung walau tidak terlalu besar ukurannya.Semua itu ditambah dengan tubuhku yang tinggi semampai, sedikit lebih tinggi dari rata-rata gadis seusiaku, memang membuatku lebih menonjol dibandingkan yang lain. Kita kan baru sampai di sini. Tapi sekonyong-konyong mataku berkunang-kunang. Setelah itu aku kapok.Mungkin karena baru pertama kali ini aku pergi ke diskotik, baru saja duduk sepuluh menit, aku sudah merasakan pusing, tidak tahan dengan suara musik disko yang bising berdentam-dentam, ditambah dengan bau asap rokok yang memenuhi ruangan diskotik tersebut.“Don, kepala gue pusing. Lagian kan masih sore.”“Tapi gue udah




















