Sebelum dia menutup pintu aku sudah berhasil ikut masuk dan mencoba untuk menjelaskan perihal peristiwa tadi.“Maafkan.. ngga jelek” kataku.Aku langsung duduk di samping ibuku yang sedang bertelanjang dada itu.“Sana makan dulu Ted” kata ayahku.“Sudah Pah… tadi ada temen yang nraktir” kataku sambil tetap menatap pembantu kami yang bernama Dewi sedang menghisap kontol ayahku.“Lagi ngapain sih ma..?” tanya ku.Ibuku hanya tersenyum saja.“Sudah Tuan..?” tanya si Dewi mungkin dia agak canggung diperhatikan olehku.“Belum dong Dewi….. Bokeb Adikku pun langsung mencoba untuk menggeserkan tubuhnya ke belakang. aah, eghh, eghh” rintih Sumi yang dibarengi dengan hentakan pinggulnya.Sesaat setelah itu Sumi menjatuhkan kepalanya di atas bahuku. Tanpa terasa aku pun sadar dan terbangun dari tidurku, dan kulihat jam di kamar adikku telah menunjukkan jam 9 lewat dan adikku belum




















