Kulihat Sri sedang berusaha keras melakukan hal itu, karena sampai saat ini kelihatannya usahanya kurang berhasil dengan berhasilnya Koswara melewati aku sambil tertawa-tawa. Aku di sebelah kiri dan Koswara di sebelah kanan, tidak ada kendaraan di belakang dan didepan kami. Bokeb Lalu, “Sampai jam delapan nanti, di lokasi biasa!” dan Koswara menutup pembicaraannya.“Hmm, masih jam enam”, pikirku sambil berjalan ke ruang tengah dimana kulihat kekasihku sedang membaca email dari sahabat-sahabatnya sambil duduk di sofa dimana kami biasa memadu kasih. Tak lama BMW Koswara tiba, yang kemudian mengeluarkan dua sosok tubuh manusia yang sangat kukenal, Mina dan Koswara.“Bagaimana, sudah siap, Mina sayang?” kataku nakal, menyambut sepasang kekasih yang sudah lama kami kenal.




















