Ulasan melodrama Bocah SMA Kelakuan Lonte dengan fokus emosi, performa total, dan musik menghantui. Plus: monolog membekas. Bokeb Minus: alur lambat. Cocok buat mood galau produktif. Mulai menonton kisahnya.
“Ok, gua tunggu, tapi jangan kelamaan kasitaunya, biar kita booking-in room-nya.” balas Dimas. Merekapun tergolek lemas. “Kirain gak bakal datang,” ujar Dimas kepadaku dan aku balas dengan permohonan maaf karena malam itu lalu lintas Jakarta sedang macet-macetnya. Kadang kami saling bertatap mata layaknya ABG pacaran, sehingga menambah tinggi libido kami berdua. Mungkin karena pengaruh alkohol, Wanda melepas seluruh pakaiannya hingga tinggal beha dan celana dalam saja. Saat Santi berada di atas tubuhku, ia sempat berbisik, “Duh, kamu enak banget say..” dan setelah itu memainkan lidahnya di leherku. Setelah bermain cukup lama, akupun berbisik kepadanya, “San, keluarin yuk…,” diapun menyahut, “Yuk”. Setelah bermain cukup lama, akupun berbisik kepadanya, “San, keluarin yuk…,” diapun menyahut, “Yuk”.










