Jadi seharusnya dia tidak heran kalau Bram ketahuan punya kebiasaan buruk seperti itu. Kobel terus. Bokep India Tuh, kan… pikir Mirna. “Sudah waktunya.” pikirnya
Bram melongo di pintu, memelototi Mirna yang berdiri di depannya. Mirna menghindar sambil mengipas-ngipas di depan muka. Mirna seperti baru melepaskan anjing galak dari ikatan, dan sekarang anjing galak itu malah mengancamnya. Kedua tangan Bram memegangi kedua pundak Mirna sementara tubuhnya merapat ke tubuh Mirna. Walau ada yang cemong sedikit gara-gara mukanya tadi digagahi, bibir Mirna masih merah, maskaranya belum luntur, bedaknya masih ketebalan. Sekarang dia terlentang telanjang, mandi keringat, di ruang tamu. Apa nggak konak semua mereka.”Kata-kata Bram memancing khayalan Mirna.




















