Namun malahan membuatnya semakin liar. Mak Yam pembantuku pulang kampung, Pak Rebo tukang kebun sedang ke tempat saudaranya. Bokeb Ciuman Kak Agun terus menjalar hingga leherku. Walaupun aku merasa biasa-biasa saja (Tapi dalam hati bangga lho.., he.., he..)Aku punya body bongsor dengan kulit putih bersih. Tapi Kak Agun lebih kuat. Tangannya mulai menyingkap menembus ke kaos Snoopy yang kupakai. “Bukan, tapi tutup mata dulu”, kata dia. Coklat?”, kataku. Aku dan Kak Agun ngobrol di ruang baca sambil nonton TV. Saat itu aku masih SMP kelas 2, Kak Luna sudah di SMA kelas 2. Aku dan Kak Agun ngobrol di ruang baca sambil nonton TV.




















