mao buat apaan? Bokep Tobrut brenti Yaann… brreenttii Yaaann…!” Lala mulai teriak-teriak tidak karuan tapi aku tidak berhenti sampai di situ karena aku yakin dia teriak seperti itu soalnya dia merasakan kenikmatan baru yang lebih ramai rasanya, (hihihi kayak iklan… tapi permen rasa ‘si sempit’ kayaknya asyiik juga tuh diproduksi). hehehe… Wait For The Next Sensation!” ancam si kecil-bandotku.Thanks for all attention untuk tulisanku ini. Aku sampai tidak sadar ternyata cawatku sudah tidak ada di kakiku (tidak tahu melorot kemana?). laa Iyyan.. Dia sudah tidak bisa lagi mengendalikan tingkahnya sampai-sampai itu kap mesin Escudo sampai sedikit penyok kena tubuhnya Lala. “Yaann… jangan Yaann.. Sebelum sampai di kompleks rumahnya, Lala minta berhenti di pinggiran jalan kompleks untuk pakai bajunya. kamu genit deh Yan.. uuuhhh… hhh!” Lala




















