Kadang-kadang keluar kota hingga berminggu-minggu. Endah tidak memperdulikan keberadaanku di belakangnya yang sudah sangat dilanda birahi.“Aku juga masih pengen punya anak lagi” kataku serius“Memang tiga masih kurang?” Tanyanya sambil tersenyum geli.“Kurang, makanya ayo kita buatnya sama-sama, ndah”Belum sempat endah berpikir apa maksud kalimatku. Bokep Ternyata masih ada keraguan di hatinya.Aku tidak peduli, aku terus menusuk. Tumben”“Sengaja, karena hanya mampir ke rumahmu untuk ketemu ibu sama bapak, lalu besok lanjut ke t”“Bapak sama ibu kan ke t”“Iya, mas-mu sudah cerita tadi”Tak berapa lama, adikku menjemput dengan motor bebeknya. Aku mulai meremas penisku sambil membayangkan bagaimana jika aku bercinta dengan adikku. Sperma ku pasti sudah amat kental.Masuk rumah, aku duduk di teras, menghabiskan sebatang rokok. Endah dan aku sedang melakukan prosesi tabu pembuatan anak incest. Memang




















