Kebetulan bajuku telah kering. Tia menampik tanganku. Bokep Japan Berakhir memotret kami makan dulu di lapau, lalu kembali ke rumah di pinggir danau. Aku membawanya ke rumah om. Disana Tia minta di gambar dengan pemandangan alam danau dan kurang lebihnya. Tia tertawa,
“Jemur dulu pakaianmu. Kuambil tripod mini, lalu kuatur kamera untuk memotret otomatis dan kuarahkan ke Tia. Kebetulan bajuku telah kering. Makin seru nih.. Kakiknya panjang, pundaknya agak lebar dan lehernya jenjang. “Semakin gimana dong”, katanya. “Nggak, nggak ada yang tahu”, jawabku
“Waktu cuci cetak kan pasti ada yang tahu”, katanya
“Aku cuci cetak sendiri di toko kawan”, aku mencoba menenangkannya. Kawan2 bersiul menggoda kami yang berlangsung menuju kantin.











