kataseorang wanita setengah baya di depanku pelan.Aku tersentak. Kuusapsisa cream. Film Porno Ah.., wanita yanglehernya berkeringat itu begitu besar mengubahkeberanianku.Buka bajunya, celananya juga, ujar wanita tadi manjamenggoda, Nih pake celana ini..!Aku disodorkan celana pantai tapi lebih pendek lagi.Bahannya tipis, tapi baunya harum. Wanita muda itu mengikuti di belakang.Kemudian menyerahkan celana pantai.Mbak Wien, pasien menunggu, katanya.Majalah lagi, ah tidak aku harus bicara padanya. Aku bisa dapatkan ia, wanita setengahbaya yang meleleh keringatnya di angkot karenakepanasan. Aku masih ingat sepatunya tadi di angkot. Yes. Ia cukup lama bermainmaindi perut. Ini.., kutunjuk pangkal pahaku.Besok saja Sayang..! Alamak.., jauhnya. Apa katanya nanti? Tapi ia masihberjongkok di bawahku.Yang ini atau yang itu..? Jangan dimasukkan dulu Sayang, aku belumsiap. Aku masih ingat sepatunya tadi di angkot. Tunggu apa lagi.



















