Aku menangis lama sekali di kamar mandi. Tidak ada kata yang terucap, hanya sedu sedan lirih terdengar dari mulutku. Bokep Ojol Aku bingung apa yang kucari. Aku sudah mempersiapkan diri untuk mendiamkannya selamanya. Vina yang selalu membanggakan orang tua. Aku merasa berdosa! Aku tak bisa berpikir jernih! Apakah setiap orang tidak pernah khilaf? Terombang-ambing dalam ketidak pastian. Vina yang selalu jujur dan berterus terang..Malam itu entah malam keberapa aku ke diskotik dengan Martin. Tapi apakah aku tidak punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan? Badanku semakin kurus. Masalahnya, dia sepuluh tahun lebih tua dari aku. Aku tidak mengenali wajahku sendiri di hadapan cermin. Aku jadi curiga apa dia berprofesi sebagai gigolo yang biasa memuaskan Tante-Tante kesepian.




















