Kemana pa?!”, tanya Desrita pura-pura tidak tahu… apa yang dimaksud ayahnya itu.“Tuhhh…! Aku jadi tidak mengerti…”, kata Ningsih yang memang tidak mengerti samasekali, apalagi harus mengartikan gambaran yang dilihatnya tadi.“Ohhh… itu, habis lampunya jauh sih… diatas plafon”, kata Dartowan sambil menunjuk lampu neon yang menempel di plafon. Bokeb terdengar bunyi pintu utama diketok seseorang.“Permisi… selamat malam pak Darto…!”, rupanya itu suara pak hansip, Urip namanya yang mengetok pintu. Memang sih dia melihat gambaran suatu sekumpulan serat-serat kecil… tapi… tidak ada artinya sama sekali bagi Ningsih… dia tidak tahu apa-apa tentang tabung tester itu… maklum saja dia belum pernah membaca lembaran ‘instruction for use’ dari tester itu. Masih jelas dalam ingatannya, PRT pertama ayahnya itu bernama bi Nurasih, sejak Dartowan masih kecil selalu memandikan dan




















