Tangan Kiani menahan tangan si Jaket Hitam agar tidak pergi.Si Jaket Hitam tertawa. Satu koran malah sampai membuat laporan berbentuk narasi fiksi yang seolah menceritakan peristiwa yang dialami Kiani, dengan ditambah-tambahi rincian yang bersumber dari imajinasi cabul penulisnya. Bokep Kiani pun merasakan sesuatu menempel di pintu masuk bokongnya…kepala penis si Gondrong. Namun Aiptu Kiani tak begitu mempedulikan itu; dia fokus dengan pekerjaannya untuk menegakkan keadilan. Mereka berlima menyelinap di sela peti-peti raksasa, dalam suasana remang-remang, menghindari penembak yang mereka kira ada di atas. Bersamaan dengan itu, si Botak makin kencang mengobel kemaluan Kiani, jari-jarinya keluar-masuk dengan begitu cepat. Beberapa foto Kiani dalam keadaan normal dan berseragam juga muncul dari sumber yang tak jelas, seolah mau menegaskan identitas Kiani sebagai seorang polwan. Senyumnya tambah lebar




















