Hari terakhir, sepanjang hari kami hanya ngobrol dan bermesraan saja. Bokep Rasa-rasanya jalan yang kami lalui itu benar, soalnya hanya ada satu jalan setapak yang biasa dilalui orang.Sial bagi kami, kabut dengan tiba-tiba turun, udara dingin dan lembab, hari mulai gelap, hujan turun rintik-rintik.Anisa minta istirahat dan berteduh di sebuah pohon sangat besar. Bajuku basah kuyup, demikian juga bajuAnisa. ” Aku lemas sayang ?!” bisikku mesra
” Biarin !” Bisiknya mesra sekali. Akhirnya kami memutuskan untuk bermalam di sebuah tepian batu cadas yang sedikit seperti goa.Hujan semakin lebat dan kabut tebal sekali, udara menyengat ketulang sumsum dinginnya.




















