Vera hanya tersenyum sambil mencium bibirku. Bokep Montok Pokoknya di situ kami ngobrol lagi. Oh iya, hari Sabtu aku dan dia nggak libur. Bodohnya keluar. Lumayan besar. Aku bingung, mau dibawa ke mana ini anak. Iklannya kalau tidak salah Mika Hakkinen atau Michael Schumacher ya, aku lupa, cuma aku pernah lihat. Biar dia tidak kebingungan mencariku. Mengerti juga dia, sambil mengangkat pantatnya, akhirnya kulucuti celananya. Feelingku mengatakan, pasti Vera orangnya cantik. Mesin yang rusak disetting ulang oleh bagian Maintenance/Montir. Ternyata cita-citaku tercapai, yang mengangkat ternyata dia. Akhirnya aku minta staf divisi pembelian untuk order spare mesin ke supplier langganan pabrikku. Dia tidak mau mengecewakanku. Wah, muridku sudah pintar nih he..




















