Jadi, aqu sudah tahu dan siiap untuk menjadi madumu.” jawabnya dgn centiil sembari mencubiitku.“Yg bener niih..?” tanyaqu sembari tertawa, bahagiia sekalii rasanya.Kutengok arlojiiku, sudah jam 11 malam.“Kamu nggak mau pulang nengok Papa-Mama Ke..?”“Kan sudah saya biilang, saya bolos dan kamu harus merahasiiakannya, Oke..!”Dia membaliikkan badannya sehiingga menghadapku, kulonggarkan pelukanku dan dia sepertii tersadar. Bokep indo ooh.. Rasanya senang punya saudara di tempat jauh.Tetapi, lama kelamaan senyumnya iitu lho yg membuatku mabok kepayg. Sesudah iitu, kamii langsung menuju di Horiison Ancol untuk meniikmatii waktu berdua kamii.Sesudah ngobrol panjang lebar, kuliihat dia berjalan mendekatii jendela yg menghadap ke laut. Sbg mahasiiswii salah satu Akademii Pariiwiisata terkenal di Jakarta, dia harus menjalanii studi praktek di salah satu hotel berbiintang di Lombok. Kuciium dan kugiigiit-kekel putiing susunya.




















