Aku tidak peduli, dan semakin mengayun pantatku. Bokeb Sebulan kemudian, saat porseni antar sekolah, aku juga kebagian tugas memotret aktivitas sekolahku di porseni. Aku tersenyum nyengir,
“Masih ada 2 film lagi”, kataku
“Semakin kami pose apa lagi?!” tanya Tia
“Kamu tidur miring, lalu aku dari belakang”, kataku
“Semacam yang tadi lagi dong?!” katanya. Aku kesana dan nyatanya Tia. “Aku bakal bakar klisenya. Tia menampik tanganku. Tidak juga bisa kupu-kupu ke 5, aku menonton 2 sejoli itu bermesraan, berciuman. “uuh.. “Aku yang motret. “Cepret” kamera otomatis memotret. “Ahh” Tia mendesah lagi. “Tanggung dihabiskan saja”, kata Tia. “Itu juga untuk ditampilkan di majalah porno. Maka aku berkelana di bukit itu mencari kupu-kupu, sementara kawanku menantikan di warung.Aku telah bisa lagi 2 kupu-kupu yang warnanya tidak sama, tinggal satu lagi.




















