Saat aku ingin melanjutkan ke toilet, tiba tiba rabaan tadi berubah menjadi remasan, aku berpaling melihat si empunya tangan, begitu aku menolehkan kepalaku, sebuah bibir hinggap di pipiku, langsung aku mundur untuk melihat siapa dia..“Deasy.. Jav Sub Indo Lama kita nggak ketemu ya” katanya. Menjelang jam 10, bar itu sudah penuh, hampir seluruh kursi terisi dan banyak yang berdiri. Aku telepon ke rumahnya untuk memastikan. Saat itu belum jamannya SMS. Perlahan kukecup kening Deasy dan tangan Deasy merayap ke arah penisku yang masih lemas. Jam 8 aku tiba di sana, masih sepi, Andre sudah menunggu. Ennaak.. Mereka berkenalan dan kami mengobrol kesana kemari sambil minum.“Lu tidur sama siapa malam ini, sama captain nggak?” tanyaku menggoda.




















