Sekali-kali tersendak-sendak Dan suara itu sedikit gemetar. Bokeb Setiap sore ajah bermain golf, lernjata itu hanja penundaan kematiannja. Lalu leherku dirangkulnja. Menurut pandanganku dia tjantik dan manis. Lalu satu persatu aku salami Tuan Krisna tersenjum gembira, Ia mentjeritakan bahwa ia mempunjai anak seusiaku Lalu mengharap agar aku bisa bersahabat dengan anaknja dan mendjadi teman baik, Tuan Krisna mengangkat telepon. Seterusnja Tante hidup sebagai janda. Dalam keadaan sakit itu tidak ada jang dikerdjakE.nnja.Ajah menjuruh aku menelepon sekertarisn^a dikantor. Setiap sore ajah bermain golf, lernjata itu hanja penundaan kematiannja. Setiap sore ajah bermain golf, lernjata itu hanja penundaan kematiannja.




















