“Iya Iman si Pariman itu. Bokep “Shst sini Man.” Iman menghampirinya, … “Ada apa bu?” Dengan berseri-seri Sari menjelaskan, … “Nanti malam ya.”Iman merasa senang. Mana besok mens lagi …” Tapi ada rasa kasihan juga yang membersit di hatinya. Tapi rupanya bukan memikirkan tentang suaminya yang lama bertugas ke luar Jawa. Mana besok mens lagi …” Tapi ada rasa kasihan juga yang membersit di hatinya. Hebat juga pengorbanan Iman, yang lahir dari penghargaan kepadanya itu. Seperti malam itu, ketika Baskoro, suami Sari, menelepon untuk menjelaskan bahwa ia tidak jadi pulang besok karena tugasnya diperpanjang 2 – 3 minggu lagi.Sari keras mem-protes, tapi menurut suaminya mau tidak mau ia harus menjalankan tugas.




















