Di mana? Video bokep Bicara apa? Atau kesialan, karena ia masih mengangkat tabloid menutupi wajah? Sudah tiga tahun, benda ini tak kurasakan Sayang. Bergantian Wien kini telentang.“Pijit saya Mas..!” katanya melenguh.Kujilati payudaranya, ia melenguh. Ia menikmati, tangannya mengocok Junior.“Besar ya..?” ujarnya.Aku makin bersemangat, makin membara, makin terbakar. Jam berapa aku berangkat. Aku perhatikan ia sejak bangkit hingga turun. Ada sekat-sekat, tidak tertutup sepenuhnya. Aku dipermainkan seperti anak bayi.Selesai dipijat ia tidak meninggalkan aku. Jam berapa harus sampai di Ciledug, jam berapa harus naik angkot yang penuh gelora itu. Bahannya tipis, tapi baunya harum. Untung ada tissue yang tercecer, sehingga ada alasan buat Wien.Ia mengambil tissue itu, sambil mendengar kabar gembira dari wanita yang menunggu telepon.
















