Aku berjingkat perlahan dan menutup kedua matanya dengan tanganku dari belakang. Film Porno Buatku secantik apapun perempuan jika tidak punya tiga unsur itu, hambar dalam selera dan pandanganku.Seperti sebuah buku kartun yang tolol dan tidak lucu saja layaknya. Telapak tangan kirinya digosok-gosokan kepipi kiriku. Sering aku bertanya sendiri : sayangku, cintaku, ciumanku dan pelukanku pada Bu Miranti apakah manifestasi seorang anak pada sosok ibunya, atau seorang lelaki pada seorang perempuan. Begitu dapat langsung dimasukan kemulutnya, dijilati dihisap-hisap, diciumi dan kadang dikocok-kocok dengan tangannya.Yang begini belum pernah dia lakukan. Kupeluk dia. Tapi begitu aku kembali ternyata bu Miranti sudah duduk dikursi panjang di kamarku memegang buku itu.Aku hanya meringis ketika bu Miranti meledekku membaca buku Nick Charter yang pas dicerita ah-eh-oh kertasnya aku tekuk.










