Dari yang aku tahu dia masih kuliah di salah satu kampus yang tidak jauh dari sini, sering aku melihat dia hanya berjalan kaki jika berangkat dari rumahnya.Sering juga aku menyapanya ketika berpapasan di ujung gang ketika aku sedang menuju kantor dengan mobilku. Dan aku lihat Bayu terkulai lemas masih berada di bawahku, akupun memeluknya sambil terus menciumnya dengan berkali-kali pula aku lumat bibirnya yang begitu hangat kurasa…. Bokep Tanganku kini berada di belakang lehernya dan berusaha menempelkan bibirku semakin merapat pada bibirnya ” OOooouuugghh… jangan… disini sayang… aaaaaaagggggghhhhhhhhhh… aaaaagggghhhh…. Betapa senangnya hatiku ketika Bayu dengan sigapnya memegang belanjaanku bahkan dia dengan perhatiannya memberikan saran ketika aku membeli dan mencoba baju yang akan aku beli, beberapa kali aku membeli barang dan dia yang memberikan saran




















