Kemarin saya nemuin di belakang” kata Hamzah sambil menunjukkan lipstick yang dipungutnya kemarin
“Ohh…iya benar, makasih ya Bang, sepertinya jatuh waktu saya ngambil rokok kemarin” Arline tersenyum berterima kasih seraya mengambil lipstick itu. “Nikmat aku sepuas-puasnya malam ini Bang, mungkin ini pertama dan terakhir kalinya buat kita!” katanya dengan nafas tersenggal-senggal. Film Porno Untuk beberapa saat Arline terdiam. Arline mengangkangi Hamzah sambil memunggunginya. Pakaian yang melekat di tubuhnya bukan lagi seragam sopir taksi seperti dulu, melainkan sebuah kaos berkerah merek ternama dan ponsel yang dipakainya bukan lagi barang seken atau murahan lagi, melainkan keluaran terbaru yang masih mulus. Dada pria itu berdegup kencang. Di sebuah sudut ruangan nampak sebuah koper besar dan sebuah yang kecil, Arline memang telah selesai mengepak barang-barang yang akan dibawa sehingga besok




















