Malam itu kami lanjut nonton dan pulang ke tempat masing2. Atau memang keduanya. Bokep Cina Tapi kami masih berhubungan baik karena kami berdua punya side job sebagai fotografer pre-wedding.Dari sinilah aku jadi akrab dengan keluarganya, meskipun sebaliknya tidak. Ciuman kami penuh nafsu, seperti dua pasang kekasih yang sudah lama tidak bertemu. Ciuman kami sama panasnya seperti ciuman di sofa tadi. Sampai akhirnya seperti Rini membantingku ke sisi dan kami bersebelahan dan jepitannya makin kencang dan bergetar jambakannya juga semakin mejadi. “Seriusan ini…. “Bro, gimana nih, udah ada keputusan belom?”. Namun biarlah Wein yang mengurus anak ini dengan lebih baik. Aku punya teman (ah… ah.. Aku belum membalas, tapi pasti di ujung sana, dia sudah tau kalau aku sudah membaca pesannya.




















