Adakah yang lebih tabah dari aku? Di tengah keremangan, aku menyaksikan anak laki-laki itu bersama dengan gerombolan anak yang tadi. Bokep Tante Siapalah aku, aku hanyalah tiang listrik yang mengadu nasib di jalan raya.,,,,,,,,,, Tidak tampak rasa takut dalam dirinya. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Pikiranku mendadak kacau. Aku sudah terbiasa seperti ini. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut.




















