Sebagai dua insan yang berlainan jenis, aku tidak munafik kalau akhirnya akupun tertarik pada sosok Hilda yang begitu baik.Pada suatu hari aku mengajaknya ke sebuah tempat wisata, dan disana kami menysuri pantai dengan mesranya meskipun belum terucap kata cinta dar ulut kami berdua. TErlintas terkadang dalam pikiranku untuk menikahi wanita lain, tapi aku begitusayang pada istriku yang memang aku cintai sejak pertama kali aku melihatnya. Bokeb Aku tahu kalau dalam relung hatinya dia pasti bersedih dan aku tahu kalau dia melakukan hal itu.Hanya karena ingin aku memiliki seorang keturunan dalam hidupku. Dan aku merasa terpuaskan olehnya bahkan dia begitu memuaskan menurutku. Bahkan istriku ingin lebih cepat mengenal Hilda, dan betapa terharunya aku ketika melihat mereka sudah kelihatan akrab pertama kali bertemu.




















