Setelah bersih-bersih badan, istirahat sebentar, minum kopi, dan makan makanan ringan sambil ngobrol tentang keluarganya lebih jauh. Obrolan terus berlanjut sambil sesekali aku perhatikan wajahnya. Bokep Japan aku mau keluar nikh..” “Yah.. Tiba-tiba ia menoleh ke arahku sambil melirik jam tangannya. Terasa sempit. susumu bagus sekali, aku sukaa banget,” pujiku sambil mengelus susu besar menantang itu. bles..” barangku masuk semua. gila.. Tanpa terasa bis sudah memasuki terminal Blok M, berarti kantorku sudah terlewatkan. Karena malu, akhirnya dia mendekapku erat-erat. “Mas.. Mamah keluar, sudah tanpa blaser dan sepatunya. Kami memesan teh botol dan nasi goreng. “Biasa Mbak, setiap Senin begini.




















