Aku sedikit gembira karena tubuhku sudah sangat lemas. Bokep Cina Wanita-wanita yang kebetulan melihatku, tersenyum menahan malu. Kini aku semakin tidak berdaya. Tar! Aku adalah seorang budak.Nyonya Hana menaruh makanan yang dibawanya di mangkuk makanan anjing dan menyuruhku untuk makan dalam keadaan merangkak dan hanya boleh menggunakan mulut seperti layaknya seekor anjing. Tar! Mataku sudah berkunang-kunang. Aku sangat capek saat itu. Kini aku hampir dapat mencium kedua lututku. Untungnya, malam itu aku dapat juga tidur walaupun hari sudah menjelang pagi.Keesokan harinya, aku dibangunkan secara kasar oleh Nyonya Hana pagi-pagi sekali. Setelah lilin terbakar, Nyonya Hana lalu memiringkan lilin yang dibawanya dan meneteskan lilin panas yang meleleh di atas tubuhku yang telanjang. Tentu saja aku tidak dapat menolak. Rasanya sakit sekali. Pada tetesan yang entah ke




















