Ah, Chie. Bokep Viral Terbaru Ironis. Kusentuh tubuh indahnya, membantunya melepas baju dan branya. “Kenapa tidak terus, Ray?”
“Aku… aku akan membiarkanmu dalam dosa-dosamu.”Kulangkahkan kakiku meninggalkannya. Keperawanan itu datang dari hati, bukan dari sekedar selaput dara ataupun yang biasa disebut orang-orang darah malam pengantin.”
Kunyalakan batang rokok di sudut bibirku. “Jay, pinjam kamarnya.”
Jay hanya tersenyum, matanya masih terpejam. “Chie..” desahku. Sudah kuduga. Bukan emosi terhadap Jay, melainkan terhadap dirinya. “Chie..” desahku. Tertawa paling pahit yang pernah kudengar dari mulutku.Chie, sekarang sudah menjadi istri pengusaha kaya raya, dan bule. “Hallo?”
Hening sesaat merasuki suasana. Benarkah? Aku dapat melihat alis matanya yang berkerut. Aku butuh penjelasan.”
“Sayang, emosimu membuyarkan penjelasanku waktu itu.”
“Maaf,” desahku, bahkan kini aku pun tak mampu memandangnya. “Bule? Jay, kembarannya, dan sahabat terbaiknya. Bule? Setan, umpatku dalam hati. “Ach,”




















